RANGKUMAN MATERI BAB V
MENYAJIKAN TEKS DISKUSI
————————————————
Teks diskusi disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau persepektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Kegiatan ini dapat dijumpai, misalnya, pada rapat OSIS tentang penyusunan kegiatan OSIS yang paling tepat atau rapat RT saat membicarakan masalah sampah di lingkungan RT.
Teks diskusi ( lisan maupun tulisan) dapat menguji topik yang kontrovesial, menggunakan argumen secara langsung terhadap topik, dan harus meyakinkan.
kegiatan menyimpulkan isi tulisan diawali dengan indentifikasi pokok pikiran setiap paragraf.
1. Apakah persamaan kedua tulisan ini ?
2. Adakah perbedaan antara kedua tulisan tersebut ?
3. Di manakah perbedaanya ?
4. Manakah yang termasuk teks diskusi ?
Struktur teks diskusi
————————————
Pendahuluan —— > • pernyataan untuk membatasi topik
• latar belakang topik
• sudut pandang berbeda yang akan dibahas
Isi —— > • serangkaian paragraf
• dua atau tiga paragraf dengan argumen setuju (pro) dan dan alasannya serta contoh yang mendukung gagasan
• Dua atau tiga paragraf dengan argumen tidak setuju (kontra) dan alasannya serta contoh yang mendukung gagasan
• Menggunakan bahasa persuasif
• Menggunakan bahasa kohesif untuk menghubungkan gagasan atau untuk menunjukan perubahan pendapat
Simpulan —— > • simpulan argumen dari kedua sisi
• Mengevaluasi argumen yang paling efektif
• Rekomendasi satu sudut pandang berdasarkan argumen yang disajikan
Menelaah bahasa teks diskusi
—————————————————
Audiensi : apakah bahasa yang kamu gunakan dapat meyakinkan pembaca atau pendengar ?
Gagasan : apakah kata-kata yang kamu gunakan mampu menjelaskan dan menghubungkan gagasan / argumen serta alasan ?
Sarana persuasif : apakah jelas gambaran posisi ( pendapat ) penulis dan mencoba meyakinkan pembaca atau pendengar ?
Kosakata : apakah kosakata yang kamu gunakan sesuai dengan topik dan konteks tugas ?
Kohesi : apakah kamu menggunakan dengan tepat : kata rujukan, kata ganti, konjungsi, dan kata hubung dalam kalimat dan paragraf ?
Konjungsi
——————
Kata konjungsi dapat menghubungkan dua kata, frasa, klausa ( dalam satu kalimat ), menghubungkan antar kalimat dalam paragraf, atau konjungsi antar paragraf.
dan : menandai hubungan setara, penambahan
atau : menandai hubungan pemilihan
tetapi : menandai hubungan pertentangan, perlawanan
Pembagian konjungsi
————————————
Waktu : sesudah, setelah itu, sebelum, sehabis, sejak, selesai, ketika, tatkala, pada saat, sewaktu, sementara, sambil, seraya, selagi, selama, sehingga, sampai
Syarat : jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala
Pengandaian : andaikan, seandainya, umpamanya, sekiranya
Tujuan : agar, supaya, supaya, biar
Konsesif : biarpun, meski(pun), sekalipun, walau(pun), sungguhpun, kendati(pun)
Pemiripan : seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, bak
Penyebaban : sebab, karena, karenanya, karena itu, oleh sebab itu
Pengakibatan (se)hingga, sampai (-sampai) , maka(nya)
Penjelasan : bahwa
Cara : dengan
Harapan : moga-moga, semoga, mudah-mudahan
Pengecualian : kecuali
Urutan: lalu, terus, kemudian
Komentar
Posting Komentar